Cerita dibalik berdirinya sebuah band
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hello sob, kali ini gue mau ngepost tentang bagaimana akhirnya gue bisa memiliki sebuah band tetap, cerita ini ga main-main sob, udah sekitar 2 tahunan gue mau ngebuat band sama temen-temen gue, tapi akhirnya nihil, selalu gagal, entah apa yang membuat gue selalu gagal mau membuat band. Waktu itu pertama kalinya gue main ke studio itu, kalo gasalah waktu gue pas kelas 9, gue ngeband sama temen-temen kompleks gue, dan gue ngeband di studio daerah Bumi Mutiara. Waktu itu gue dan 4 orang temen-temen gue akhirnya ngeband, setelah nyari studio dimana-mana pada tutup semua, cuma disitu yang buka. Pas udah didalem nih sob, mainnya gajelas, drumer masih amatir, bassist apa lagi, boro-boro main, megang bass nya aja terbalik, vokalist apa lagi, suaranya itu lohh, bedeuhh, jelek, dan gue seorang gitaris, waktu itu gue main gitarnya masih ga jelas, mainin kebanyakan kunci balok, tangan gue yang keplintir, main kunci biasa, tangan gue keseleo, pokoknya skill gitar gue masih dibawah amatir dah. Setelah sekitar sejam ngerental tuh studio, akhirnya gue keluar, pas gue keluar, abang rental studionya heran, kalo dari ekspresi wajahnya, yang gue perkirakan itu abangnya lagi mikir gini mungkin "nih bocah kencing aja belum lurus udah pada ngeband gini, mana mainnya ga jelas lagi", yaa mungkin seperti itulah yang dipikirkan abang rentalnya. Setelah sekitar berbulan-bulan gue ga ngeband lagi, gue hanya mainin gitar gue sendirian dirumah. Akhirnya band yang belum jadi gue ini bubar!, kenapa bubar?, ini alasannya sob, pertama, drumer gue, mau pesantren coyy, dia mau menuntut ilmu agama lebih dalamm, kedua, gitaris leadnya mau balik ke pesantrennya juga sobb, akhirnya gue ditinggal kedua temen gue ini, dan bassistnya, sampe sekarang masih ga bisa main bass.
Setelah sekitar 1 tahunan, gue akhirnya duduk di bangku SMA, di bangku SMA ini gue mencari jadi diri gue sebagai musisi, asikkk. Awalnya gue mau masuk sebuah ekskul yang bergerak dibidang band dan seni gitu sob, tapi ada ekskul yang lebih menarik perhatian gue, yaitu klub Jepang, awalnya gue mau dua-duanya tapi ternyata bentrok waktu, dan akhirnya gue sepertinya lebih memilih klub Jepang, karena memang gue lebih suka disitu. Singkat cerita, pas gue kelas 10 semester 2, gue diajak ikut lomba band sama kakak kelas gue, disitu personil band nya itu ada 5 orang, 1 vokalis perempuan, 2 gitaris, 1 bassist, dan 1 drumer yang bala ini, temen sekelas gue dah pokoknya, buat yang nyadar aja ya, baca tuh!. Singkat cerita, gue akhirnya punya band semi permanen itu buat ikut lomba di suatu sekolah di Bekasi, karena udah latihan berkali-kali, pas hari H kami mainnya udah keren deh pokoknya, tapi cerita dimulai disini, yang awalnya kami itu adalah band peserta lomba, terus kami berubah jadi band yang dibayar untuk tampil dipanggung tersebut, kami dibayar 300 ribu Rp, ya kecil sih, tapi menurut gue, itu uang pertama gue dari hasil kerja gue sendiri, bangga gak? ya bangga lah, duit hasil keringet sendiri sob. Setelah lomba itu, awalnya kami ingin tetap latihan dengan band itu dan dilakukan secara rutin, tapi karena kakak kelas gue beranjak ke kelas 12, yaudah, band tersebut bubar juga.
Ditahun 2014 ini akhirnya gue punya band tetap, setelah melewati perbincangan yang hampir berhasil buat, gagal, hampir, gagal, berkali-kali gitu, akhirnya band terbentuk juga dengan 5 orang personil, yang pertama itu Adi sebagai vokalis, suaranya keren dah, suaranya kayak Fredy Mercury *eh. Selanjutnya ada Nico, gitaris, Bung yang satu ini jago main gitarnya, mirip Brian May lahh. Yang ketiga itu ada gue, sebagai lead gitar, tau kan skill gue kayak apa? kayak Sungha Jung sob!!!. Yang ke empat ada bassist, namanya Panji, gue baru kenal dia saat tergabung di band ini, ya jadi gue belum terlalu kenal sama dia, hmm, kalo dilihat dari latihan pertama, skill bassnya itu kayak Bondan Prakoso. Ini yang terakhir, drumer, namanya Fakhar a.k.a Fakhar, dia drumer handal, kalo main double pedal, pake baju ketekan, sampe bulu keteknya ngelember kemana-mana, skill drumnya mirip Roger Taylor lahh, dikit.
Nama band kami ini yaitu Minor, kenapa minor? mungkin nama ini kayaknya gue yang buat (kalo diakuin), nama berawal dari gue yang melihat fenomena banyaknya perempuan di dunia ini, 50 : 1 sobb, contohnya dikelas gue sekarang aja deh, masa laki-laki cuma ada 10, dan ada 37 perempuan, kalo dirata-ratain, setiap 1 laki-laki, bisa punya 4 perempuan di kelas, gila ga tuh sob. Dan gue juga udah mencoba melihat di absen kelas lain, hasilnya? sama, cowoknya dikit semua. Nah dari situ gue mencoba membuat candaan dikelas yang menyebut kami ini (laki-laki) KaumMinoritas, Dari situ lah tercetus sebuah naman band Minor ini yang diambil dari kata Minoritas. Minor kan berarti lambang minus, ataupun kekurangan, nah makanya dari situ, kami disini ingin menunjukkan bahwa, kekurangan itu bisa diubah menjadi sebuah kelebihan, dan kaum Minoritas pun tidak akan selalu berada dibawah Kaum Mayoritas, itu tergantung apa yang sudah diperbuat kaum tersebut. Sebagai penutup, semoga band gue ini bisa bertahan terus deh pokoknya, mohon doanya ya sob, semoga 10 tahun lagi bisa tampil di Java Jazz, hahaha. Oke segitu dulu aja kali ini, see you next time sob.
Komentar mu sangat berharga bagiku :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusPune - Merit Casino & Gaming | Deccasino
BalasHapusWe can also offer a 1xbet selection of slots with free 제왕카지노 spins, slots & bonus rounds. Read 메리트카지노 our review to find out what our top casino games are and get your bonus!
Lucky 15 Casino Hotel, Reno, NV - MapYRO
BalasHapusFind 속초 출장안마 the location of Lucky 15 Casino 서귀포 출장샵 Hotel, Reno in Reno NV, United States of America. Get 목포 출장샵 directions, reviews 룰렛 돌리기 and information for Lucky 15 Casino Hotel, 세종특별자치 출장안마